Breaking

logo

Rabu, 04 November 2015

Robot pengirim barang otomatis milik Starship berwujud seperti ICEBOX

Robot pengirim barang otomatis milik Starship berwujud seperti ICEBOX

S P  C E.com – Hallo para pembaca, Tahukah anda ?? sekitar 2 tahun yang lalu Amazon website toko online terbesar memamerkan ide berupa layanan pengiriman barang secara otomatis dengan bantuan drone, dalam penjelansannya layanan tersebut baru akan beroperasi 4 sd 5 tahun sebelum bisa beroperasi, di karnakan harus di uji dulu dalam berbagai hal.

Robot pengirim barang otomatis milik Starship berwujud seperti sebuah ICEBOX

Amazon bersikukuh memanfaatkan drone, namun lain halnya dengan starup bernama Starship technologi. Pendirinya merupakan pengagas skype, Ahti Heinla. Merevolusi bidang logistic local sama seperti skypi telah merevolusi bidang telekomunikasi. Ide yang di tawakan adalah jasa pengiriman barang yang mengandalkan robot yang dapat bergerak secara otomatis di daratan. Maka ia pun tidak harus menunggu penetapan sederet regulasi seperti drone milik Amazon, sehingga pada akhirnya bisa direalisasikan lebih cepat.

Robot pengirim barang milik starship ini mempunyai wujud seperti ICEBOX yang di lengkapi dengan tiga pasang roda. Robot ini murni bergerak menggunakan motor elektrik, sehingga tidak menghasilkan emisi gas karbon sama sekali. Ia bisa juga bergerak dalam kecepatan 6 km/jam selagi mengangkut barang bawaan seberat 9kg membaur dengan pejalan kaki di trotoar.

Starship mengklaim robotnya bisa mengirim barang sampai tujuan dalam 3 sd 30 menit tergantung opsi pilihan konsumen. Terkait kemanannya bagian kargo robot – robot akan terkunci, dan hanya dapat dibuka lewat aplikasi pendamping yang ada di smartphone penerima kiriman. Namun tentu saja masih ada ancaman lainya, yaitu ketika ada orang iseng yang mengotong robot itu secara keseluruhan ketimbang mencoba membobol isinya. Dalam kasus tersebut para konsumen bisa terus memonitor posisi robot yang sedang dalam perjalanan, sehingga ketika ada kesalahan manusianya bisa langsung mengambil alihnya.

Starship sendiri menilai bahwa ide yang mereka tawarkan ini bisa menghemat sekitar 10 sd 15 kali ongkos yang biasa dibayar untuk layanan pengiriman tradisional, saat ini mereka masih sibuk merekomendasikan prototipenye beserta melayani sejumlah tahapan pengujian final sebelum akhirnya diharapkan bisa beropersi secara resmi di Negara AS dan Juga Inggris 2016 mendatang.