News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Google doodle hari ini 8 Maret 2016 Peringati Hari Perempuan Internasional

Google doodle hari ini 8 Maret 2016 Peringati Hari Perempuan Internasional

S P C E.com :  Hari ini, Selasa, 8 Maret 2016, beberapa wanita didunia memperingati International Women's Day atau Hari Wanita Internasional. Sebagai bentuk animo pada beberapa wanita didunia, Google juga bikin doodle khusus di halaman pertamanya hari ini. 

Bila Anda terhubung Google hari ini, jadi di halaman depan mesin pencarinya, logo Google atau umum dimaksud Google Doodle, segera tampak menarik dengan hadirnya beragam gambar wanita. 
Sesaat pada huruf ketiga Google, yaitu 'O', bila di-klik jadi bakal nampak video yang melukiskan kesibukan beberapa wanita didunia dengan animasi yang begitu menarik. 

Menariknya lagi, selesai video itu diputar, jadi mesin pencarian Google bakal segera mengarahkan Anda pada keyword : International Women's Day. Penetapan 8 Maret sebagai Hari Wanita Internasional, lantaran pada tanggal yang sama di 1917, untuk pertama kalinya wanita di Rusia memperoleh hak suara dalam pemilu. Berikut sebagai tonggak awal dari histori peringatan itu. 

Histori Hari Wanita Internasional 

Hari Wanita Internasional sebenarnya adalah cerita wanita umum dalam menoreh catatan histori ; satu perjuangan beratus-ratus tahun lamanya agar bisa berperan serta dalam orang-orang, seperti juga golongan lelaki. Di masyarakat Yunani Kuno, Lysistrata menggalang gerakan wanita mogok terkait seksual dengan pasangan mereka untuk menuntut dihentikannya peperangan. 

Sedang dalam Revolusi Prancis, wanita di Paris berunjuk rasa menuju Versailles sembari menyerukan 'Kemerdekaan, Kesetaraan serta Kebersamaan menuntut hak wanita untuk turut dalam pemilu. Wacana memperingati Hari Wanita Internasional sebenarnya sudah berkembang mulai sejak seabad lalu. Ini saat dunia industri tengah dalam saat pengembangan serta pergolakan, penambahan laju perkembangan masyarakat serta pemunculan beberapa memahami radikal. 

Tersebut disini urutan singkat dari sebagian peristiwa utama yang menemani perjalanan Hari Wanita Internasional seperti diambil dari website Instansi Pertolongan Hukum Asosiasi Wanita Indonesia untuk Keadilan (LBH-APIK) : 

1909 : Dalam rangkaian pendirian Partai Sosialis Amerika, Hari Wanita Nasional pertama kalinya diperingati pada 28 Februari di AS. Hari itu lalu selalu diperingati oleh beberapa wanita AS pada sehari-hari Minggu paling akhir Februari sampai 1913. 

1910 : Pertemuan grup sosialis internasional di Kopenhagen, Denmark, mengambil keputusan untuk mempunyai Hari Wanita Internasional sebagai penghormatan atas hak-hak asasi wanita serta mendorong diperolehnya hak suara untuk semuanya wanita didunia. 

Ketentuan ini di terima dengan cara bulat oleh semuanya peserta yang diikuti kian lebih 100 wanita dari 17 negara, termasuk juga tiga wanita pertama yang diambil sebagai anggota parlemen Finlandia. Tetapi ketika itu, mereka belum mengambil keputusan pada tanggal berapakah peringatan hari itu bakal diselenggarakan. 

1911 : Sebagai tindak lanjut dari ketentuan yang sudah di ambil satu tahun lalu Hari Wanita Internasional untuk pertama kalinya diperingati (pada 19 Maret) di Austria, Denmark, Jerman serta Swiss. Kian lebih sejuta wanita serta lelaki berbarengan turun ke jalan untuk merayakannya. 

Terkecuali hak untuk turut dan dalam pemilu serta posisi didalam pemerintahan, mereka menuntut hak bekerja, peluang peroleh kursus, serta penghilangan diskriminasi gender dalam pekerjaan. Kurang dari satu minggu mulai sejak peringatan itu, pada 25 Maret berlangsung insiden tragis di New York, AS, yang menewaskan kian lebih 140 buruh wanita yang umumnya yaitu imigran asal Italia serta Yahudi. 

Peristiwa ini begitu memengaruhi ketentuan perburuhan di AS serta keadaan kerja yang mengakibatkan insiden ini berlangsung lalu dikritik habis-habisan sepanjang peringatan Hari Wanita Internasional tahun selanjutnya. 

1913-1914 : Sebagai sisi dari usaha perdamaian yang berkembang sepanjang berlangsungnya Perang Dunia I, wanita Rusia memperingati Hari Wanita Internasional untuk pertama kalinya pada hari Minggu paling akhir Februari 1913. 

Di belahan Eropa yang lain, pada atau sekitaran 8 Maret di tahun selanjutnya, wanita berunjuk rasa baik untuk protes perang ataupun sebagai ungkapan solidaritas pada saudara-saudara wanita di manapun juga. 

1917 : Lantaran dua juta tentara Rusia terbunuh dalam perang, wanita Rusia sekali lagi turun ke jalan pada hari Minggu paling akhir di bulan Februari menyerukan 'Roti serta Perdamaian'. Beberapa pemimpin politik menentang unjuk rasa itu, namun beberapa wanita ini tetaplah bertahan. 

Histori mencatat kalau empat hari lalu, Raja Rusia Tsar Nicholas II turun tahta serta pemerintahan sesaat mengaku hak wanita untuk turut dan dalam pemilu. Hari bersejarah itu jatuh pada 23 Februari di Kalender Julian yang dipakai di Rusia atau tanggal 8 Maret menurut kalender Gregorian (kalender Masehi yang juga kita pakai). 

Pada 1920, nyaris tak pernah lagi diperingati Hari Wanita Internasional. Tetapi pada tahun 1975, lewat kepeloporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Hari Wanita Internasional pada akhirnya diperingati kembali se tiap-tiap tanggal 8 Maret.
Baca Artikel Berikutnya

Tags

Langganan Artikel

Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!