Breaking

logo

Sabtu, 14 Mei 2016

Tim Robotika ITS Siap Rebut Juara Robot Kelas Bergengsi KRI tingkat Nasional

Tim Robotika ITS Siap Rebut Juara Robot Kelas Bergengsi KRI tingkat Nasional

S P C E.com : Tim Robotika dari Institut Tehnologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur, membidik mencapai juara dalam arena Kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat Nasional. Lomba robot kelas bergengsi ini bakal di gelar di Ballroom Pakuwon Trade Centere (PTC), Surabaya, mulai 1 sampai 4 Juni 2016 yang akan datang. 

Tim Robotika ITS Siap Rebut Juara Robot Kelas Bergengsi KRI tingkat Nasional

Ketua Tim Robot ITS, Rudy Daikarono, menyampaikan telah siap dalam kontes robot itu. Menurutnya, Tim Robotika asal ITS telah memiliki pengalaman turun kontes robot. Umpamanya, ITS pernah adu kontes robot dengan robot dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). 

" Saat itu, rangkaian pencapaian robot kami begitu mempesona, catatan saat dari sejak penyisihan sampai semi final tambah lebih unggul, di kisaran waktu 30 detik. Sekarang ini, lawan terberat ITS dari tim robot ITB, " kata Rudy, Jumat (13/5/2016). 

Dalam arena KRI tingkat nasional ini, kata Rudy, topik yang di ambil yaitu " Clean Energy Recharging The World ". Ada lima kelompok yang dilombakan. Salah satunya yaitu kelompok Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), yaitu cabang yang paling begengsi. 

" Deskripsinya, kelak di dalam arena ada dua robot dalam satu tim, umpamanya robot. Ke-2 robot ini kelak bakal disuruh bersinergi untuk menempatkan baling-baling pada puncak satu menara. Robot bertugas membawa baling-baling dari garis start hingga tower, " tuturnya. 

Sekarang ini, kata dia, timnya selalu melakukan perbaikan performance robot yang bakal dilombakannya, sekalian menganalisa kekeliruan waktu final di Regional IV sekian waktu lalu. " Dengan menganalisa, kami mengharapkan kekurangan kemarin dapat diketemukan, serta waktu kompetisi di tingkat Nasional semua dapat terselesaikan, ” tuturnya. 

Rudy optimis dapat menang serta merebut kelompok bergengsi ini. Sebab, kata dia, robot dari ITS telah pernah dilatih di arena satu banding satu, kecepatan untuk dapat merampungkan pekerjaan untuk membawa baling-baling dari garis start hingga puncak menara, telah melebihi saat waktu berlaga di Regional IV.